{"id":106,"date":"2026-09-14T16:14:49","date_gmt":"2026-09-14T09:14:49","guid":{"rendered":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/?p=106"},"modified":"2026-09-14T16:15:38","modified_gmt":"2026-09-14T09:15:38","slug":"remote-mikrotik-tanpa-ip-publik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/remote-mikrotik-tanpa-ip-publik\/","title":{"rendered":"Cara Remote MikroTik Tanpa IP Publik &#8211; Dijamin Aman!"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernah coba buka Winbox dari rumah atau luar jaringan, tapi router MikroTik di lokasi tidak mau tersambung? Padahal internetnya jalan, IP-nya sudah dicatat, dan port forwarding sudah diatur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau iya, hampir pasti router Kamu <strong>tidak punya IP publik<\/strong>. Ini masalah paling umum yang dihadapi operator RT\/RW Net, teknisi, dan pemilik hotspot di Indonesia hari ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kabar baiknya: <strong>remote MikroTik tanpa IP publik<\/strong> tetap bisa dilakukan, dan justru lebih aman daripada membuka port ke internet.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Artikel ini membahas kenapa masalahnya terjadi, apa saja pilihan solusinya, dan cara paling praktis memakai <strong><a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">tunnel MikroTik<\/a><\/strong> berbasis WireGuard.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa MikroTik Kamu Tidak Punya IP Publik?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada tiga penyebab yang paling sering ditemui:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>CGNAT (Carrier-Grade NAT)<\/strong> \u2014 ISP membagi satu IP publik untuk ratusan bahkan ribuan pelanggan sekaligus. Router Kamu hanya menerima IP privat, biasanya di rentang 100.64.x.x atau 10.x.x.x.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>IP publik dinamis<\/strong> \u2014 IP-nya memang publik, tapi berubah setiap kali koneksi putus atau modem restart.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Double NAT<\/strong> \u2014 MikroTik berada di belakang modem ISP yang juga melakukan NAT, jadi koneksi masuk berhenti di modem.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1050\" height=\"590\" src=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kenapa-mikrotik-tidak-bisa-diremote-cgnat.webp\" alt=\"Kenapa remote MikroTik gagal di jaringan CGNAT tanpa IP publik\" class=\"wp-image-103\" srcset=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kenapa-mikrotik-tidak-bisa-diremote-cgnat.webp 1050w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kenapa-mikrotik-tidak-bisa-diremote-cgnat-300x169.webp 300w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kenapa-mikrotik-tidak-bisa-diremote-cgnat-1024x575.webp 1024w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/kenapa-mikrotik-tidak-bisa-diremote-cgnat-768x432.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1050px) 100vw, 1050px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara cek cepatnya: buka <strong>IP \u2192 Address<\/strong> di Winbox dan lihat alamat di interface WAN.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu bandingkan dengan IP publik yang ditampilkan situs seperti whatismyip. Kalau keduanya berbeda, router Kamu berada di balik NAT milik ISP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di kondisi ini, fitur <strong>IP Cloud \/ DDNS bawaan MikroTik<\/strong> tidak membantu. DDNS hanya mencatat IP publik milik ISP, bukan milik router Kamu, sehingga koneksi masuk tidak pernah diteruskan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4 Cara Remote MikroTik Tanpa IP Publik<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum memilih, penting untuk tahu kelebihan dan risiko masing-masing cara. Tidak semuanya aman, dan tidak semuanya bekerja di jaringan CGNAT.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sewa IP Publik Statis dari ISP<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cara paling &#8220;klasik&#8221;. Kamu meminta IP publik dedicated ke ISP, lalu membuka port Winbox (8291) di firewall.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masalahnya: biayanya bulanan, tidak semua ISP menyediakan, dan port yang terbuka ke internet jadi sasaran brute force setiap hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Log router yang penuh percobaan login dari IP asing bukan hal aneh.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Port Forwarding di Modem ISP<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hanya berguna kalau modem ISP punya IP publik. Kalau kena CGNAT, port forwarding di modem tidak ada gunanya, karena paket dari internet sudah berhenti di jaringan ISP jauh sebelum sampai ke modem Kamu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bangun VPN Sendiri di VPS<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sewa VPS, pasang WireGuard atau OpenVPN, lalu hubungkan MikroTik ke sana. Secara teknis ini benar dan aman, tapi Kamu harus mengurus server sendiri: update, firewall, backup kunci, dan troubleshooting saat tunnel putus tengah malam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cocok kalau Kamu memang hobi mengelola server.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Layanan Tunnel MikroTik Siap Pakai (Rekomendasi)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Prinsipnya sama dengan cara ketiga, tapi server, firewall, dan pemantauannya sudah disiapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu tinggal menempelkan beberapa baris perintah di MikroTik dan memasang aplikasi WireGuard di HP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Inilah yang disebut <strong><a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">VPN remote MikroTik<\/a><\/strong> atau <strong>tunnel MikroTik<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><th>Cara<\/th><th>Jalan di CGNAT?<\/th><th>Port terbuka ke internet?<\/th><th>Biaya &amp; usaha<\/th><\/tr><\/thead><tbody><tr><td>IP publik statis + buka port<\/td><td>Ya<\/td><td>Ya (berisiko)<\/td><td>Rp50 ribu+ per bulan, tidak semua ISP<\/td><\/tr><tr><td>Port forwarding modem<\/td><td>Tidak<\/td><td>Ya<\/td><td>Gratis, tapi sering gagal<\/td><\/tr><tr><td>VPN sendiri di VPS<\/td><td>Ya<\/td><td>Tidak<\/td><td>Sewa VPS + waktu rawat server<\/td><\/tr><tr><td>Tunnel MikroTik siap pakai<\/td><td>Ya<\/td><td>Tidak<\/td><td>Mulai Rp15 ribu per bulan, tanpa rawat server<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Kerja Tunnel MikroTik Berbasis WireGuard<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kuncinya ada di <strong>arah koneksi<\/strong>. Semua cara yang gagal di atas mencoba masuk dari internet ke router.<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-style-baca-juga is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/apa-itu-radius-server\/\">Apa Itu Radius Server &amp; Fungsinya dalam Sistem Billing Internet<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunnel MikroTik membalik arahnya: <strong>router yang menghubungi keluar<\/strong> ke server tunnel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Koneksi keluar selalu diizinkan oleh ISP, sama seperti saat router Kamu mengakses situs web. Jadi CGNAT, IP dinamis, atau double NAT bukan lagi penghalang.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1050\" height=\"590\" src=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cara-kerja-tunnel-mikrotik-wireguard.webp\" alt=\"Skema cara kerja VPN remote MikroTik berbasis tunnel WireGuard\" class=\"wp-image-104\" srcset=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cara-kerja-tunnel-mikrotik-wireguard.webp 1050w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cara-kerja-tunnel-mikrotik-wireguard-300x169.webp 300w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cara-kerja-tunnel-mikrotik-wireguard-1024x575.webp 1024w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/cara-kerja-tunnel-mikrotik-wireguard-768x432.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1050px) 100vw, 1050px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alurnya sederhana:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>MikroTik membuat koneksi WireGuard keluar ke server tunnel dan mendapat alamat privat, misalnya 10.16.x.2.<\/li>\n\n\n\n<li>HP atau laptop Kamu juga tersambung ke server yang sama lewat aplikasi WireGuard, dan mendapat alamat 10.16.x.3.<\/li>\n\n\n\n<li>Keduanya kini berada dalam satu jaringan privat terenkripsi. Kamu tinggal buka Winbox, WebFig, atau SSH ke alamat 10.16.x.2, seolah-olah sedang berada di LAN yang sama.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WireGuard dipilih karena sudah bawaan RouterOS 7, ringan untuk router kelas hAP sekalipun, dan memakai kriptografi modern. Tidak ada aplikasi tambahan yang perlu dipasang di router.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kenapa Cara Ini Dijamin Lebih Aman?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Aman&#8221; di sini bukan sekadar klaim. Ada alasan teknis yang membuat <strong>VPN remote MikroTik<\/strong> jauh lebih aman dibanding membuka port ke internet:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Tidak ada port yang terbuka di router.<\/strong> Winbox, WebFig, dan SSH tidak terlihat dari internet. Bot pemindai port tidak menemukan apa pun untuk diserang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Semua trafik terenkripsi.<\/strong> Username dan password Winbox tidak lewat internet dalam bentuk apa adanya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Hanya perangkat yang punya kunci yang bisa masuk.<\/strong> WireGuard memakai pasangan kunci publik dan privat per perangkat. Tanpa kunci yang cocok, koneksi ditolak bahkan sebelum sampai ke halaman login.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jaringan Kamu terpisah dari pelanggan lain.<\/strong> Di layanan tunnel yang benar, tiap pelanggan mendapat blok alamat sendiri dan firewall server memblokir semua trafik antar pelanggan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-group is-style-baca-juga is-layout-flow wp-block-group-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Baca Juga:<\/strong> <a href=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/mikrotik-billing-radius\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mikrotik Billing Radius: Fungsi dan Implementasinya<\/a><\/p>\n<\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Remote MikroTik Tanpa IP Publik dengan Billingvro Tunnel<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Billingvro Tunnel<\/a> adalah layanan tunnel MikroTik berbasis WireGuard dengan server di Indonesia, jadi Winbox tetap responsif. Kamu tidak perlu menyewa VPS atau mengelola server sendiri. Prosesnya kurang lebih 5 menit.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\" target=\"_blank\" rel=\" noreferrer noopener\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1050\" height=\"590\" src=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/3-langkah-remote-mikrotik-billingvro-tunnel.webp\" alt=\"3 langkah remote MikroTik tanpa IP publik dengan Billingvro Tunnel\" class=\"wp-image-105\" srcset=\"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/3-langkah-remote-mikrotik-billingvro-tunnel.webp 1050w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/3-langkah-remote-mikrotik-billingvro-tunnel-300x169.webp 300w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/3-langkah-remote-mikrotik-billingvro-tunnel-1024x575.webp 1024w, https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/3-langkah-remote-mikrotik-billingvro-tunnel-768x432.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1050px) 100vw, 1050px\" \/><\/a><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 1: Daftar dan Buat Tunnel<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buat akun di <a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">billingvro.com\/tunnel<\/a>, lalu mulai <strong>masa coba gratis 14 hari<\/strong> tanpa perlu bayar dulu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dari panel, buat tunnel pertama dan beri nama sesuai lokasi, misalnya &#8220;Tower Desa Sukamaju&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 2: Tempel Perintah di Terminal MikroTik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Panel akan menampilkan beberapa baris perintah RouterOS yang sudah berisi kunci dan alamat tunnel Kamu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Buka <strong>New Terminal<\/strong> di Winbox (bisa dari LAN atau lewat akses yang sudah ada), tempel perintahnya, tekan Enter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Router akan tersambung dalam hitungan detik dan statusnya berubah menjadi <strong>Online<\/strong> di panel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Syaratnya cuma satu: MikroTik memakai <strong>RouterOS 7 ke atas<\/strong>, karena WireGuard belum ada di RouterOS 6.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Langkah 3: Scan QR di HP, Buka Winbox<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pasang aplikasi <a href=\"https:\/\/wireguard.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">WireGuard<\/a> di HP (Android\/iOS) atau laptop (Windows\/macOS\/Linux), scan QR yang ditampilkan panel, lalu aktifkan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sekarang buka Winbox atau WebFig ke alamat tunnel MikroTik Kamu. Selesai. Router di balik CGNAT pun bisa di-remote dari mana saja.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bonus: Remote OLT, CCTV, dan Mikhmon Lewat Tunnel yang Sama<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kebutuhan operator biasanya tidak berhenti di Winbox. Dua kasus yang paling sering ditanyakan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Perangkat di belakang MikroTik.<\/strong> OLT, DVR\/NVR, atau ONU tidak bisa memasang VPN sendiri. Di paket Pro dan Enterprise, cukup daftarkan alamat perangkatnya (misalnya OLT di 192.168.1.100) dari panel, tempel satu perintah tambahan ke MikroTik, dan web UI OLT bisa dibuka dari HP yang tersambung tunnel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mikhmon di hosting.<\/strong> Mikhmon yang berjalan di cPanel atau VPS butuh jalan masuk ke API MikroTik. Fitur Port Publik memberi alamat dan port khusus yang diteruskan aman ke router Kamu, dan hanya IP hosting yang Kamu daftarkan yang boleh masuk.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Keamanan Tambahan Setelah Tunnel Aktif<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tunnel sudah menutup pintu dari internet. Supaya makin rapat, lakukan juga hal-hal berikut di MikroTik:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Batasi Winbox ke alamat tunnel.<\/strong> Di <strong>IP \u2192 Services<\/strong>, isi kolom <em>Available From<\/em> pada winbox dan www dengan blok alamat tunnel Kamu. Akses dari alamat lain langsung ditolak.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Matikan layanan yang tidak dipakai<\/strong> seperti telnet, ftp, dan api polos (8728) kalau tidak digunakan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Ganti password admin<\/strong> dan hindari memakai user &#8220;admin&#8221; bawaan untuk pekerjaan harian.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Update RouterOS secara berkala.<\/strong> Banyak celah lama MikroTik dieksploitasi justru pada router yang tidak pernah diperbarui.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apakah tunnel ini mengubah IP publik atau internet pelanggan saya?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak. Tunnel hanya menghubungkan perangkat Kamu sendiri dalam jaringan privat. Trafik internet pelanggan tetap lewat jalur ISP seperti biasa dan tidak ikut masuk ke tunnel.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Router saya masih RouterOS 6, bisa?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">WireGuard baru tersedia di RouterOS 7. Kalau perangkat Kamu mendukung, upgrade dulu ke RouterOS 7, lalu ikuti langkah di atas. Upgrade ini juga membawa banyak perbaikan keamanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana kalau internet di lokasi pakai IP dinamis?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak masalah. Karena router yang menghubungi server, setiap kali IP berubah router otomatis menyambung ulang. Alamat tunnel Kamu tetap sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berapa biayanya?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Billingvro Tunnel mulai dari <strong>Rp15.000 per bulan<\/strong> untuk paket Basic (1 tunnel, 3 perangkat), dengan masa coba gratis 14 hari. Detail paket Pro dan Enterprise bisa dilihat di <a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel#harga\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">halaman harga tunnel<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Remote MikroTik tanpa IP publik<\/strong> bukan lagi masalah yang harus diselesaikan dengan menyewa IP statis mahal atau membuka port ke internet. Dengan tunnel MikroTik berbasis WireGuard, router yang menghubungi keluar, port tetap tertutup, dan Kamu bisa buka Winbox dari mana saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau Kamu ingin cara yang paling cepat tanpa mengelola server sendiri, coba <a href=\"https:\/\/billingvro.com\/tunnel\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Billingvro Tunnel<\/a> gratis selama 14 hari. Kalau tunnelnya membantu, lanjutkan dari Rp15.000 per bulan. Kalau tidak, tidak ada yang perlu dibayar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Router MikroTik kena CGNAT atau IP dinamis? Pelajari cara remote MikroTik tanpa IP publik lewat tunnel WireGuard: tanpa port terbuka, terenkripsi, dan siap dalam 5 menit.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":108,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_chatera_meta_description":"Panduan remote MikroTik tanpa IP publik: kenapa CGNAT bikin Winbox gagal dan cara kerja tunnel MikroTik berbasis WireGuard","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[14,12,10,11,13],"class_list":["post-106","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-mikrotik","tag-cgnat","tag-remote-mikrotik-tanpa-ip-publik","tag-tunnel-mikrotik","tag-vpn-remote-mikrotik","tag-wireguard"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=106"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":110,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/106\/revisions\/110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/billingvro.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}